Kabagops Polres Gayo Lues hadiri Pelepasan Tim Gebrak Masker di Bale Musara

0

www.tribratanewspolresgayolues.com|Blangkejeren, Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru, melepas Tim Gebrak Masker di Kabupaten tersebut, pada Kamis 3 September 2020, di Bale Musara Blangkejeren.

Pelepasan Tim Gebrak Masker di Gayo Lues, yang juga dilaksanakan serentak di Provinsi Aceh itu, diketuai oleh Kepala Dinas Pengairan Aceh, Mawardi.

Dalam sambutannya, H Muhammad Amru mengatakan, sejak Pemerintah Pusat menyatakan Indonesia darurat Covid 19, Kabupaten Gayo Lues tercatat sebagai salah satu Kabupaten yang sangat proaktif dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Virus Covid 19 ini.

“Kami sadar betul, sarana prasarana dan jumlah tenaga medis di Kabupaten berjuluk Negeri Seribu Bukit dan Seribu Hafizd ini sangat terbatas, untuk itu kami sangat proaktif dan berupaya keras dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di Gayo Lues, dengan salah satu cara, memeriksa keluar masuknya orang maupun barang ke Gayo Lues, menerapkan penggunaan masker, menjaga jarak serta mengedukasi masyarakat untuk rajin mencuci tangan,” ungkapnya.

H Amru juga mengakui, mengedukasi masyarakat untuk terus melaksanakan protokol kesehatan bukanlah perkara mudah. Namun, Pemkab Gayo Lues terus berjuang untuk melakukan berbagai hal, agar masyarakat sadar, bahwa Virus Corona nyata adanya, bukan rekayasa.

Untuk itu sambungnya, kehadiran Tim Gebrak Masker ke Gayo Lues, tentu menambah semangat pemerintah daerah, dalam artian, agar masyarakat betul-betul sadar untuk mengikuti seluruh Protokol Kesehatan yang telah digariskan oleh Pemerintah Pusat.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pengairan Provinsi Aceh, Mawardi, menjelaskan, gerakan nasional Gebrak Masker yang dicanangkan Pemerintah diseluruh Indonesia, dan selanjutnya dilaksanakan di seluruh Aceh, yang puncaknya akan dilaksanakan pada Jumat 4 September 2020.

“Yang harus menjadi perhatian kita semua, bahwa jumlah komulatif penderita Covid-19 di Aceh per 1 September 2020 mencapai 1648 orang, dengan rincian 967 orang dalam penanganan medis di beberapa rumah sakit rujukan dan menjalani isolasi mandiri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 615 orang dinyatakan sembuh dan 66 orang meninggal dunia. Untuk itu, kasus Covid-19 di Provinsi Aceh sudah masuk kategori memprihatinkan,” paparnya.

Bahkan sambungnya, bermacam upaya pencegahan dengan berbagai upaya medis telah dilakukan, namun upaya tersebut dinilai belum maksimal. Terlebih masyarakat masih banyak yang belum memahami tentang bahaya wabah Covid-19. Sedangkan pada tingkat nasional dan dunia, angka kematian cukup tinggi.

“Selama masa pandemi Covid-19 ini, masker menjadi hal penting yang wajib untuk dikenakan, karena diberbagai negara sudah terbukti, dengan memakai masker mampu mencegah dan menurunkan angka terpapar Virus Corona,” ujarnya, seraya menambahkan, untuk itu, sebagai upaya mencegah penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh mengajak seluruh masyarakat untuk mengenakan masker, sebagai salah satu langkah pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

Dalam kegiatan itu, secara simbolis Tim Gebrak Masker juga menyerahkan logistik kepada Bupati Gayo Lues, yang diserahkan oleh Kadis Budpar Aceh. (Tris_LND).

Share.

About Author

Leave A Reply